Berbagi pengetahuan melalui cerita memberi informasi, menginspirasi, dan menopang aksi nyata di seluruh dunia.

Keyakinan bahwa jurnalisme independen yang kredibel sangat penting untuk menghadapi darurat planet menjadi inti dari Mongabay.

Sejak berdiri, strategi Mongabay selalu didasarkan pada gagasan bahwa jurnalisme dapat berkontribusi pada hasil nyata dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya alam, menciptakan peluang akuntabilitas atas kerusakan lingkungan, serta menginspirasi orang untuk bekerja menuju solusi. Selama bertahun-tahun, kami mengembangkan strategi ini untuk menyampaikan informasi secara efektif dalam format yang menarik, pada waktu yang tepat, kepada audiens penting yang membentuk kebijakan, memengaruhi tren global, dan pada akhirnya mendorong perubahan nyata.

Untuk mencapainya, Mongabay memprioritaskan liputan orisinal di wilayah yang menghadapi ancaman sosial-lingkungan paling serius, serta memanfaatkan staf ahli dan jaringan internasional berisi lebih dari 1.000 kontributor dari lebih 80 negara yang berbasis lokal. Mereka mampu mengidentifikasi, memahami, dan melaporkan isu-isu penting secara global langsung dari lapangan.

Dengan model ini, Mongabay berupaya untuk:

  • Meningkatkan pemahaman tentang kekuatan berskala global yang merusak sistem penopang Bumi.
  • Membuat sains lebih mudah diakses dan mengangkat suara serta pengetahuan orang-orang yang terdampak langsung oleh perubahan lingkungan.
  • Melayani audiens beragam dengan memberikan akses gratis ke berita dan informasi dalam berbagai bahasa dan format, untuk menutup kesenjangan pengetahuan dan meningkatkan transparansi.
  • Mengungkap bukti kerusakan ekosistem dan dampaknya bagi masyarakat dunia, serta menciptakan peluang untuk meminta pertanggungjawaban pihak yang bertanggung jawab.

Pendekatan Mongabay terhadap dampak didasarkan pada teori perubahan yang berakar pada pemahaman bahwa konservasi yang tidak efektif serta praktik konsumsi dan pengelolaan yang tidak berkelanjutan adalah pendorong utama tantangan ekosistem global. Situasi ini sebagian diperburuk oleh empat dimensi saling terkait, di mana jurnalisme Mongabay terbukti memberi pengaruh besar:

  • Transparansi: kurangnya informasi objektif, akurat, tepat waktu, serta mudah diakses tentang isu konservasi dan lingkungan.
  • Pasokan informasi: keterbatasan media arus utama dalam melaporkan perkembangan ilmiah dan berita terkait konservasi.
  • Tata kelola: lemahnya akuntabilitas terhadap kebijakan dan praktik pengelolaan sumber daya alam maupun praktik sektor swasta, termasuk korupsi dan tindak kriminal.
  • Kesadaran: rendahnya pemahaman publik terkait isu sosial dan lingkungan yang berkaitan dengan konservasi dan pengelolaan ekosistem berkelanjutan.

Cara kami melacak dampak:

Sebagai organisasi jurnalisme independen, Mongabay tidak mendekati suatu isu dengan hasil yang sudah ditentukan. Kami mengukur efektivitas organisasi secara objektif melalui alat daring untuk merekam dan memantau hasil liputan. Contoh metrik yang dikumpulkan mencakup liputan tambahan dari media lain, peningkatan pendanaan dan visibilitas bagi kelompok lokal, keterlibatan lebih besar pada praktik terbaik tata guna lahan dan aktivisme, bukti konsumsi informasi oleh audiens tertentu, perubahan kebijakan, serta perubahan perilaku lokal yang dipengaruhi oleh laporan Mongabay.

Selain itu, Mongabay juga mengumpulkan data analitik seperti jumlah pembaca artikel, keterlibatan audiens, publikasi ulang, sitasi, total waktu yang dihabiskan pada konten tertentu, serta sebaran geografis dari penggunaan dan keterlibatan. Informasi ini kemudian dipakai untuk mengevaluasi dampak, dengan cara mengidentifikasi, memverifikasi, menganalisis, dan menafsirkan hasil yang muncul. Hasil dari proses ini berupa kisah yang menjelaskan kontribusi Mongabay terhadap dampak yang teramati. Sebagian contoh kisah ini dibagikan secara publik di laman Impacts and Programs.

Lebih dari sekadar liputan…

Dampak Mongabay melampaui berita yang diproduksi, kesadaran yang ditingkatkan, dan aksi yang terinspirasi. Mongabay juga berperan dalam pembangunan kapasitas di sektor jurnalisme melalui program Network Building.